-->

Pemerintah

News

Video

Hukrim

Ekobis

LATEST POSTS

Lagi, PETI Makan Korban Warga Muara Tabun VII Koto Tewas Tertimbun Galian

 

Lokasi TKP Diduga Korban Tertimbun Tanah saat melakukan Penambangan Emas di Desa Muara Tabun Kecamatan VII Koto.

TEBONETIZEN.COM, VII Koto - Diduga lengah Z (55) warga, Desa Muara Tabun Kecamatan VII Koto tewas meregang nyawa tertimbun tanah saat melakukan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).


Dikatakan Kapolsek VII Koto, IPTU Sunardi, kejadian diketahui pada hari Minggu tanggal (11/04/2021), sekira pukul 13.15 WIB. Korban tewas tertimbun tanah di lokasi lobang galian PETI Desa Muara Niro.


"Dia nambang darat, jadi tanah longsor langsung nimbun korban", kata Sunardi Senin (12/4/2021).


Selanjutnya, pada hari itu sekira pukul 17.30  WIB korban berhasil dievakuasi dan di semayamkan di tempat pemakaman umum di Desa Muara Tabun.


"Korban dimakamkan oleh keluarga nya di pemakaman umum kampung setempat", katanya.


Masih kata Sunardi, pihak kepolisian Polsek VII Koto masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kejadian dilokasi PETI yang berada diwilayahnya Kecamatan VII Koto ini.


"Kita masih dalami kejadian ini", pungkasnya. (PakDonal).

Motor VS Minibus di KM 6 Tebo, Tiga Orang Luka Parah

TEBONETIZEN.COM, Tebo Tengah - Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan lintas tebo-bungo km 6 kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo, Senin (12/4/2021).


Dari informasi yang dihimpun, pengendara sepeda motor berboncengan tiga melaju kencang dari arah bungo menuju Tebo, sedangkan mobil minibus sebaliknya dari arah Tebo menuju Bungo.


Ketiga pengendara sepeda motor dengan nomor polisi (Nopol) BH 2987 CZ mengalami luka parah. 


Insiden kecelakaan sudah ditangani pihak Kepolisian Resor Tebo.


Menurut keterangan anggota Sat Lantas Polres Tebo, Briptu Agung Saputra, korban laka lantas telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah  Sultan Thaha Saifuddin.


"Korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama," katanya. (Red-TN).

Sambut Ramadhan, Pedagang Daging Kewalahan Diserbu Warga

Pedagang Daging di Pasar Bungur Muara Tebo. Senin (12/4/2021).

TEBONETIZEN.COM, Tebo Tengah - Ada saja rezeki dalam menyambut bulan penuh berkah. Hal ini dialami oleh Iyan Pe'ut salah satu pedagang daging di Pasar Bungur, Kecamatan Tebo Tengah.


"Jelang puaso ini, permintaan daging meningkat. Biasanya kami memotong dua ekor saja, hari ini tiga ekor," tambahnya", katanya Senin (12/4/2021)


Lanjutnya, harga daging semula hanya Rp120 ribu perkilo, hari ini, naik sebesar Rp10 ribu, atau menjadi Rp130 ribu perkilonya.


"Kita sesuaikan dengan kita ambil, naik Rp.10 ribu",katanya.


Dikatakan Yurli Warga RW.03 Pancuran Gading Kelurahan Muara Tebo, kedatangan kepasar untuk membeli daging menyambut datangnya bulan suci ramadhan.


"Inikan setahun sekali, jadi harus kita sambut dengan suka cita dengan keluarga", katanya.


Pantauan dilokasi, Pasar utama di ibu kota Kabupaten Tebo ini, hari ini di penuhi pengujung, tak seperti hari biasanya. Bahkan area parkir dipenuhi kendaraan baik roda dua maupun empat. (Red-TN).

Siap Bersaing Di Era Digital PC NU Tebo Luncurkan Website

TEBONETIZEN.COM, Rimbo Bujang - Memulai melangkah menuju digitalisasi layanan informasi, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Tebo. Meluncurkan website NU Tebo dalam Rapat Koordinasi Literasi dan Inklusi Digital pada Minggu (11/04/2021). 


Dikatakan Sekretaris PC NU Tebo Ritaudin Anazami, seiring dengan kemajuan peradaban digital, revolusi digital dengan peluncuran website NU Tebo menjadi langkah pertama. 


"Alhamdulillah hari ini kita merilis website NU Tebo, diharapkan dapat membuat terobosan baru dalam digitalisasi informasi dan layanan,"ujar Ritaudin. 


Dijelaskan juga olehnya, website ini dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan layanan dakwah dan informasi seputar Nahdlatul Ulama dan ilmu pengetahuan. 


"Jadi memang benar adanya kita telah masuk kedalam sebuah konsep bangsa baru, yaitu revolusi digital atau digital nation", ungkapnya.


Lanjutnya persaingan teknologi juga akan berkembang dengan pesat, untuk itu dirinya tidak mau orang-orang NU tertinggal.


"dimana masa depan kita tidak akan terjadi begitu saja, ini perlu dibangun oleh passion. Kita semua harus Ungkapnya.


Dalam hal ini, nilai kolaborasi dan inovasi akan membentuk dan mendorong transformasi masyarakat kita menuju bangsa digital Indonesia. 


"apalagi saat ini PBNU sudah menciptakan satu platform yang nyata bisa memenuhi banyak kebutuhan personal kader, yakni Kartanu," tegasnya. (Red-TN)

Lanjutkan Estafet Kepemimpinan PC PMII TEBO, Sapro Malisi, "Semangat Kepemimpinan Baru, Aktif, Kreatif dan Responsif"

Foto Ist: Sapro Malisi Ketua Terpilih PC PMII Tebo Masa Khidmat 2021-2022

TEBONETIZEN.COM, - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pengurus Cabang (PC) Tebo sukses melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) ke X .


Berlokasi di Kantor Aula Kantor Nahdlatul Ulama Kabupaten Tebo. Konfercab PMII PC Tebo berlangsung dengan lancar, dengan dinamika yang baik dalam berorganisasi.


Dalam sambutannya Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi Jambi Hengki Tornando, semoga siapa yang terpilih sebagai ketua cabang, akan menjaga marwa PMII di Tebo.


"Kita harapkan, ini menjadi prioritas utama kepengurusan mendatang", katanya.


Dalam Konfercab PC PMII Tebo ke X. Terpilih sebagai Ketua PC PMII Tebo Sapro Malisi, dan Ketua Korp PMII Putri (Kopri) PC PMII Tebo yakni Nur Asmira.


"Dipercaya sebagai pemimpin saya yakini mereka adalah kader terbaik dan mampu menahkodai PMII PC Tebo", ungkapnya.


Ketika di konfirmasi, Sapro Malisi, mengucapkan terimakasih kepada seluruh sahabat-sahabati  PMII PC Tebo yang telah mempercayakan kepada dia estafet kepemimpinan kepada dirinya.


"Sesuai visi dan misi saya akan membawa PMII PC Tebo  sebagai OKP yang Aktif, Kreatif dan Resfonsif terhadap permaslahan sosial, politik, dan agama", katanya.





Untuk Diketahui Konfercab PMII PC Tebo, masa khidmat kepemimpinan pada tahun 2021-2022. Pada Konfercab kali ini Sapto Malisi unggul telak 5 suata dari Siswanto.


Di hadiri oleh Kabag kesramas Kabupaten Tebo, Ketua PKC PMII Provinsi Jambi, Ketua IKA PMII Tebo,Ketua Mabincab PMII Tebo, ketua ISNU. Konfercab ke X PMII Tebo di laksanakan mulai dari pukul 14.00 WIB dan selesai 11 April 2021 pukul 03.30. WIB. Berjalan dengan sukses.


Sementara, Ketus Demisioner PC PMII Tebo, Suci Ramadhan, mengucapkan selamat atas terpilihnya Sapro Malisi Ketua PC PMII Tebo dan Nur Asmira sebagai Ketua Kopri PC PMII Tebo.


"Semoga  menjadi pemimpin yang amanah dan siapapun yang terpilih tidak ada perpecahan karena beda pilihan sehingga dapat mengayomi anggota PMII Tebo dan membawa perubahan lebih baik kedepannya." ungkap Suci ramadan Demisioner ketua umum PMII Tebo masa khidmat 2018-2020. (Red-TN)

BUMDes Pompong Terbengkalai, Warga Desa Tuo Sumay Minta Kejelasan

Kondisi Usaha BUMDes Pompong Desa Tuo Sumay Terbengkalai

TEBONETIZEN.COM, Sumay - Masyarakat Desa Tuo Sumay Kecamatan Sumay Kabupaten Tebo, mempertanyakan hasil kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersatu Untuk Maju. 


Diketahui, BUMDes ini bergerak dibidang jasa penyeberangan dialiran Sungai Batang Hari. Jasa yang dilayani, mulai dari dermaga Dusun Ulak Bandung Desa Tuo Sumay, ke Desa Tekuk Singkawang.


Dikatakan oleh salah satu Tokoh Masyarakat Desa Tuo Sumay Mustafa Kamal, masyarakat desa, sejak awal sebenarnya memang kurang sependapat dengan pemilihan BUMDes.


"Dulu itu ada 3 yang di tawarkan, Itulah Gas, Minimarket, sama Pompong ini", katanya kepada Media Online Tebonetizen.com Minggu (11/04/2021).


Dia, mengaku pada saat rencana pembentukan BUMDes, diajak untuk merumuskan. Dan layanan penyebrangan ini sebenarnya ditolak, karena diprediksi bakal tidak berjalan.

"Ternyata benar, tahun 2017 diusulkan, berhenti di tahun 2020. lah ini sebenarnya sudah disampaikan, tapi tidak digubris dengan Kepala Desa (Kades, Red) pada masa itu", jelasnya.


Dirinya menduga, penentuan BUMDes waktu itu, terkesan dipaksakan oleh Kades Masfuad yang menjabat pada masa itu. Dan kini mirisnya, aset terbengkalai.


Yang dia ketahui, Anggaran yang digunakan untuk pembentukan BUMDes tersebut, menghabiskan anggaran Rp.400 juta lebih. Sementara hasil dari layanan tidak diketahui.


"Kita inginnya ini jelas, karena ini disebutkan sebagai sumber pendapatan desa. Kalau seperti ini masyarakat lagi yang dibohongi", ungkapnya.


Dari anggaran dalam pembentukan BUMDes, itu dibelanjakan untuk pembelian Pompong, pembangunan dermaga dan pembebasan lahan untuk akses menuju dermaga penyeberangan.


Untuk diketahui, anggaran Dana Desa (DD) yang digunakan untuk pembentukan BUMDes tersebut di Anggarkan pada Tahun Anggaran (TA) 2018.

Tampak terbengkalai Dermaga usaha BUMDes pompong Desa Tuo Sumay

Pantauan di lapangan, akses jalan menuju dermaga sudah tidak bisa dilalui, kemudian dermaga dibuat terkesan asal-asalan, selain itu kondisi Pompong juga memprihatinkan. (Red-TN).