-->

Pemerintah

News

Video

Hukrim

Ekobis

LATEST POSTS

Kades Tuo Sumay Ajukan Izin Poligami, Humas PA Tebo Andi Asyraf : Dalam Proses Pemeriksaan Perkara

DPD Pekat IB Tebo, Selasa (26/1/21) mendatangi Kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tebo. Foto: Tim

TEBONETIZEN.COM, - Dewan Pimpinan Daerah Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu Kabupaten Tebo (DPD Pekat IB), Selasa (26/01/2021) mendatangi kantor Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Tebo, di kompleks perkantoran Pemkab Tebo, Km.12 jalan lintas Tebo - Bungo. 


Kedatangan Organisasi Masyarakat (Ormas) sebagai sosial kontrol ini, untuk mempertanyakan proses perkara yang diajukan oleh oknum Kades dan saat ini tengah ditanggani oleh hakim di pengadilan tersebut.


Kedatangan rombongan Pekat IB ini disambut langsung oleh Humas Pengadilan Agama (PA) Tebo Andi Asyraf, S.Sy. S.H, di ruang mediasi kantor PA Tebo. 


Dihadapan DPD Pekat IB, Andi Asyraf menjelaskan ada dua perkara yang diajukan pemohon yakni, permohonan dispensasi kawin dan permohonan izin poligami atau izin beristri lebih dari seorang. 


"yang baru dikabulkan adalah permohonan dispensasi kawin, sedangkan permohonan izin poligami masih dalam proses pemeriksaan perkara," kata dia. 


Dengan dikabulkanya permohonan dispensasi kawin, kata Andi Asyraf, artinya anak tersebut diizinkan untuk melakukan pernikahan," permohonan dispensasi kawin ini kita kabulkan pada Kamis, 21 Januari 2021 kamarin," ujarnya. 


Ditanya apakah dengan dikabulkan dispensasi kawin tersebut pemohon bisa melanjutkan pernikahan, Andi Asyraf berkata," Untuk proses pernikahan bukan wewenang kita (PA), itu wewenang KUA. Kita hanya sebatas mengabulkan permohonan. Yang jelas saat ini pemohon mengajukan permohonan izin poligami dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan," tegasnya. 


Diketahui, pasca pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Tebo, 19 Desember 2020 lalu. Az, kades terpilih desa Tuo Sumay dilaporkan warga ke Polres Tebo atas dugaan pelecehan seksual. Pelapor adalah paman korban Hasan (nama samaran).


Meski tersandung kasus dugaan pelecehan seksual, pada Rabu (20/01/2021) lalu, Az bersama 30 Kades terpilih dilantik serentak oleh Bupati Tebo, Sukandar di aula utama kantor Bupati Tebo. 


Usai pelantikan, Sukandar menyampaikan bahwa berdasarkan aturan semua kades terpilih diperbolehkan ikut dilantik. Bila ada persoalan atau permasalahan pada pelantikan tersebut, silahkan dilanjutkan," bila mana terbukti, mereka (Kades) akan dicopot, tentunya dengan aturan yang berlaku," kata Sukandar.


Kapolres Tebo melalui Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Marhara Tua Siregar, SE, S.I.K mengatakan jika kasus tersebut sudah diselidiki. 


Dijelaskanya, berdasarkan pemeriksaan, terlapor dan korban sudah menikah," Sudah ada surat keputusan dari Pengadilan Agama, mereka (oknum Kades dan korban) sudah sah menikah," kata dia saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (25/1/2021) Kemarin.


Selanjutnya ujar Marhara Tua Siregar, pihaknya akan melakukan kroscek terhadap surat keputusan Pengadilan Agama tersebut," terlapor akan  kita panggil untuk menyerahkan surat hasil keputusan Pengadilan Agama tersebut," kata dia. 


Sebelumnya jelas Marhara Tua Siregar, pihaknya telah memanggil korban melalui surat resmi untuk dimintai keterangan. Sayangnya kata dia, korban tak kunjung datang memenuhi panggilan tersebut," bahkan kita langsung mendatangi korban ke rumahnya di Desa Tuo Sumay, namun korban tidak berhasil ditemui dan dimintai keterangan,"katanya. (Tim)

Cegah Peningkatan Covid 19, Korem 042 Gapu Laksanakan Rapid Antigen

TEBONETIZEN.COM, Jambi - Penyebaran virus Corona (Covid-19) di Indonesia khususnya di Provinsi Jambi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hingga hari saat ini jumlah masyarakat yang terpapar dan terindikasi positif semakin bertambah.

 

Dalam rangka mengantisipasi penyebaran dan meningkatnya virus Covid-19 khususnya dilingkungan Markas Komando Resor Militer (Makorem) 042/Gapu, anggota prajurit dan PNS yang telah ditunjuk masing-masing staf, melaksanakan Rapid Antigen di tribun lapangan Makorem Jambi.


Hal tersebut dikatakan oleh Kapenrem 042/Gapu, Mayor Inf RM. Hatta dalam rilis tertulis, pada Selasa (26/1/2021) bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut dalam rangka memutus rantai penularan serta menekan angka kenaikan covid-19 yang sampai sekarang belum juga mereda.


Dan juga untuk mengetahui secara dini apakah ada prajurit dan PNS yang dinyatakan positif, apabila hasil hari ini ada yang positif langsung dilakukan swab serta menjalani isolasi di RS Bratanata.


Dengan penerapan physical distancing dan protokol kesehatan, sebelum dilakukan Rapid Antigen para Prajurit serta PNS makorem wajib menggunakan masker dan mencuci tangan terlebih dahulu.


Alhamdulillah dari puluhan prajurit dan PNS Makorem yang dilaksanakan rapid antigen hari ini hasilnya dinyatakan semuanya negatif, tandas Hatta. 


Usai melaksanakan Test Rapid Antigen, sebelum melaksanakan kegiatan kerja rutin, seluruh Prajurit dan PNS Korem 042 Gapu melaksanakan erobik lari jalan dan olahraga umum lainnya selama 1 jam bertujuan untuk meningkatkan imun tubuh, pungkas Hatta. (Kapenrem 042/Gapu).

Oknum Kades Tersandung Kasus Dugaan Pencabulan, Ini Perkembangan Kasusnya di Polres Tebo

AKP Marhara Tua Siregar, SE, S.I.K : Kasat Reskrim Polres Tebo

TEBONETIZEN.COM, - Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Marhara Tua Siregar, SE, S.I.K mengatakan bahwa perkembangan kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur di Kecamatan Sumay, masih dalam tahap penyelidikan. 


Menurut Marhara Tua Siregar, berdasarkan pemeriksan, terlapor yakni, oknum Kades Tuo Sumay dan korban sudah menikah. 


"Sudah ada surat keputusan dari pengadilan agama, mereka (oknum Kades dan korban) sudah sah menikah," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Senin (25/1/2021). 


Untuk itu, sebut Marhara Tua Siregar, pihaknya akan melakukan kroscek terhadap surat keputusan tersebut. 


"Nanti kita panggil, termasuk terlapor, untuk melihat data-data tersebut," kata dia. 


Tak hanya saksi-saksi ujar Marhara Tua Siregar, pihaknya juga sudah memanggil korban untuk dimintai keterangan. 


"Kita sudah kirimkan surat pemanggilan korban untuk dimintai keterangan, namun hingga sekarang belum datang," jelasnya.


Diketahui, pasca pemilihan kepala desa serentak Kabupaten Tebo, 19 Desember 2020 lalu. Az, kades terpilih Desa Tuo Sumay dilaporkan warga ke Polres Tebo atas dugaan pelecehan seksual. Pelapor adalah paman korban. 


Dalam laporannya, pelapor mengungkapkan bahwa keponakannya bernama Bunga (nama samaran) diduga telah beberapa kali disetubuhi oleh Az. Untuk menutupi aib tersebut, Az terpaksa menikahi Bunga secara siri. 


Meski tersandung kasus dugaan pelecehan seksual, pada Rabu (20/1/2021) lalu, Az bersama 30 Kades terpilih dilantik oleh Bupati Tebo, Sukandar di aula utama kantor Bupati Tebo. 


Usai pelantikan, Sukandar menyampaikan bahwa berdasarkan aturan semua Kades terpilih diperbolehkan ikut dilantik.


"Jika terbukti mereka (Kades) akan dicopot, tentu dengan aturan yang berlaku," kata Sukandar. (PakDonal)

Bupati Sukandar Lepas Keberangkatan Putra Terbaik Tebo Ke Ajang Lomba Nasional

TEBONETIZEN.COM, - Bupati Tebo Dr. H. Sukandar, S. Kom,M.Si. melepas Ar Rayyan Ilham Lahtya (12) salah satu putra terbaik Kabupaten Tebo untuk mengikuti acara lomba Tingkat Nasional Tahun 2021 di ruang kerjanya, Senin (25/1).


Bupati Sukandar pada acara pelepasan berpesan kepada Ar Rayyan untuk mengikuti lomba dengan baik. Semoga nantinya menjadi yang terbaik. Untuk keberangkatan Ar Rayyan Ilham ke Jakarta pada akhir Januari 2021, Bupati Tebo ikut memberi bantuan. 

Kemudian kepada Ar Rayyan Ilham Lahtya, Bupati Sukandar minta supaya selama di Jakarta agar tidak segan-segan menghubungi kalau ada masalah, terutama masalah keuangan sambil Bupati Sukandar minta nomor kontak Ar Rayhan Ilham Lahtya.


"Selaku Bupati Tebo akan mengsupport Ar Rayyan Ilham Lahtya mengikuti  lomba ajang Tingkat Nasional tersebut." ungkap Bupati Sukandar.


Pada acara pelepasan, Ar Rayyan Ilham Lahtya pelajar kelas I SMP 22 Rimbo Ilir itu didampingi Kms. Khairul dan ibunya Nurbiah (Diskominfo Tebo) 

Tim Sultan Polres Tebo Amankan Empat Pelaku Bersama Ribuan Liter BBM Ilegal

TEBONETIZEN.COM, - Tim Sultan Satreskrim Polres Tebo, berhasil mengamankan Empat orang pelaku pengangkut BBM jenis solar. Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Kasatreskrim Polres Tebo, Mahara Tua Siregar.,SIK.


Dirinya menjelaskan, dari penangkapan yang dilakukan, 2 unit Truck Colt Diesel bermuatan BMM ilegal jenis solar sebanyak 19.200 ribu liter BBM Ilegal, berhasil diamankan oleh petugas.


"Ya benar, kita telah mengamankan 4 orang pelaku, dan dua unit Truck pengangkut BBM jenis solar ilegal," tutur AKP. Mahara Tua Siregar.,SIK, Minggu (24/01/2021).


Dirinya mengatakan, penangkapan yang dilakukan terhadap keempat pelaku, karena telah kedapatan membawa BBM jenis solar ilegal dengan menggunakan Truck Cold Diesel, saat melintas dijalan lintas Bungo-Jambi Km.04, Kecamatan Tebo Tengah, Bedaro Rampak, Kabupaten Tebo.


"Awal penangkapan, pada saat Tim melaksanakan patroli pada pukul 17.00 wib dan 19 wib. Petugas mencurigai adanya dua buah Truck Cold Diesel yang melintas dijalan lintas, Kecamatan Tebo Tengah," kata Kasat lagi.


Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dua kendaraan Truck tersebut lanjutnya, Tim Sultan menemukan BBM jenis solar ilegal sebanyak 9.600 liter solar ilegal dari masing-masing Truck.


"Setelah diperiksa, didapatkan 9.600 liter BBM jenis solar ilegal, dari keempat pelaku," jelasnya.


Keempat pelaku yang diamankan adalah Miko Juni Firwanto (25), Jumaidi (31) warga Desa Naga Sari, dan Dedi Rasadi (39), serta Arbain (37) warga Desa Sungai Landai, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi, yang merupakan supir serta Kernek Truck.


Dari penangkapan, keempat pelaku dan barang bukti yang diamankan petugas, langsung digiring ke Mapolres Tebo, guna pengusutan lebih lanjut. 


"Atas perbuatan keempat pelaku, diterapkan dalam pasal UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Pasal 54, dan/atau Pasal 53 Huruf D Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana," pungkasnya. (Tim)

Resmob Polda Jambi Grebek Judi Ikan di Kabupaten Bungo dan Tebo, 23 Orang Diamankan

TEBONETIZEN.COM, - Dua tempat permainan judi tembak ikan yang berada di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo Provinsi Jambi digrebek Tim Resmob Ditreskrimum Polda Jambi, pada Jum'at (22/1/2021) malam.


"Benar, ada 2 lokasi judi ikan yang kita gerebek, pertama di kawasan sungai pinang kecamatan Bungo Dani Kabupaten Bungo dan kedua di kawasan pasar Sarinah kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo," ungkap Dirreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Kaswandi Irwan dalam keterangannya Sabtu (23/1/2021).


Dari Penggrebekan yang dipimpin oleh Kanit Resmob Polda Jambi, Kompol Priyo Purwanto tersebut, petugas berhasil mengamankan pelaku judi dan karyawan tempat judi beserta barang bukti.


Dari dua lokasi, diamankan sebanyak 23 orang, 3 mesin judi di kabupaten Bungo, 3 mesin di kabupaten Tebo.


Selain itu, uang tunai Rp 3.590.000 di lokasi judi Kabupaten Bungo dan Rp 5.065.000 di Kabupaten Tebo.


"Saat ini semua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Jambi Guna pemeriksaan lebih lanjut," pungkas Kaswandi. (Amrl/Red-TN).