Jelang Pilkades Serentak Tebo 2026, Cak Rifin Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Jelang Pilkades Serentak Tebo 2026, Cak Rifin Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kamtibmas

 

Cak Rifin, foto : Ist

TEBONETIZEN.COM, - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Tebo Tahun 2026 akan dilaksanakan pada Rabu, 10 Juni 2026. Pesta demokrasi tingkat desa tersebut akan digelar di 54 desa yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Tebo.


Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026, tokoh pemuda Kabupaten Tebo sekaligus Ketua Pokdarkamtibmas Kecamatan Rimbo Ilir, Cak Rifin, mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif.


"Mari kita sukseskan Pilkades serentak ini dengan tetap menjaga persatuan dan keamanan di tengah masyarakat," ujar Cak Rifin.


Ia juga mengingatkan masyarakat serta para pendukung calon kepala desa agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum tentu kebenarannya atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.


Selain itu, Cak Rifin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan. Menurutnya, perbedaan pandangan politik maupun dukungan terhadap calon kepala desa merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi.


"Jangan sampai perbedaan pilihan merusak tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin dengan baik di tengah masyarakat," katanya.


Para pendukung calon kepala desa juga diimbau untuk bersikap sportif dengan menerima hasil pemilihan secara lapang dada serta mendukung kepala desa terpilih demi kemajuan desa masing-masing.


Menurut Cak Rifin, Pilkades merupakan momentum demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan dan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan, menghormati pilihan setiap warga, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.


"Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Yang terpenting adalah tetap menjaga persatuan, menghormati pilihan masing-masing, dan bersama-sama membangun desa setelah Pilkades usai," tutupnya. (Red-TN)

Baca Juga:

Untuk Anda