Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

iklan

Musrembang RKPD 2023, Ketua DPRD Tebo Mazlan Minta Pemprov Jambi Bangun Jalan Rigit Beton

Admin
28 Mar 2022, 12:10 WIB
Musrenbang RKPD kabupaten Tebo tahun 2023 mengusung pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi dilaksanakan di aula utama gedung DPRD Tebo, Senin (28/3/2022). Foto : Tebonetizen.com

TEBONETIZEN.COM, - Musrenbang RKPD kabupaten Tebo tahun 2023 mengusung pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi dilaksanakan di aula utama gedung DPRD Tebo, Senin (28/3/2022).


Bupati Sukandar menyebutkan sejumlah tantangan dalam penyusunan RKPD Tahun 2023. Salah satunya adalah mempercepat pertumbuhan ekonomi.


“Tantangan yang dihadapi pada RKPD Tahun 2023 adalah bagaimana mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, PDRB perkapita, dan meningkatkan indeks pembangunan manusia serta menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran terbuka,” ujar Bupati.


Selain itu, dana cadangan untuk persiapan pada Pemilukada Tahun 2024 juga menjadi tantangan dalam RKPD Tahun 2023 ini.


Selanjutnya Bupati Sukandar mengatakan RKPD Tahun 2023 dilakukan dengan penguatan pelaksanaan strategi dan kebijakan kolaborasi perencanaan pembangunan daerah melalui upaya membangun suskes perencanaan, pelaksanaan dan pencapaian serta penerapan money follow program priority.

Dalam pemaparan Kepala Bappeda Provinsi Jambi diwakili Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Manusia. Pemerintah Provinsi Jambi fokus rencana pembangunan tahun 2023.


”Ada rencana perencanaan pertumbuhan ekonomi hijau. Ditengah keterbatasan lahan dan pertumbuhan manusia. Bagaimana pemenuhan pangan dan sandang, kesehatan dan kesejahteraan,” katanya.


Dengan data makro ekonomi bisa mendetilkan prioritas pembangunan yang bisa disentuh. Ada lima fokus rencana pembangunan untuk tahun 2023 mendatang, yaitu peningkatan produktivitas daerah, pembangunan infrastruktur, peningkatan pembangunan SDA, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan peningkatan tata kelola pemerintahan.


Sementara itu, Ketua DPRD kabupaten Tebo, Mazlan, S. Kom mengatakan, ada usulan yang perlu disampaikan kepada Gubernur Jambi tentang peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah segitiga emas, perbatasan tiga kabupaten di wilayah Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo, Tabir Merangin dan Kuamang kuning Kabupaten Bungo.


Menurut Mazlan, saat ini ekonomi masyarakat Tebo sangat bagus seiring dengan membaiknya harga komoditas perkebunan (kelapa sawit) dan pertambangan batu bara. Tetapi dengan adanya komoditi perkebunan dan pertambangan itu perlu ditunjang dengan infrastruktur yang memadai.


”Di Tebo ini, kami masih membutuhkan pembangunan jalan Padang Lamo dan jalan Lubuk Mandrasah di Kecamatan Tengah Ilir, sebagai alternatif pembangunan. Selain itu ada penambangan batu bara yang melewati jalan lintas Jambi dan Lubuk Mandrasah menuju arah Tungkal (Tanjab barat). Ini bisa mengurai kemacetan jalan arah ke Jambi,” ucap Mazlan.


Daerah Segitiga Emas, kata Mazlan, adalah di wilayah desa Pintas kecamatan Muara Tabir, Tebo dan kecamatan Tabir Merangin dan wilayah Kuamang Kuning Kabupaten Bungo. Di sana Peningkatan pembangunan infrastruktur dar dana anggaran Provinsi Jambi ternyata lebih dulu hancur daripada pembangunan jalan dari anggaran Kabupaten Tebo.


”Saran kami, kepada Gubernur Jambi supaya pembangunan infrastruktur dengan rigit beton. Kalau Jalan ini bisa ditingkatkan dan diwujudkan bisa menghemat waktu tempuh transportasi ke pusat pemerintahan di Provinsi Jambi,” katanya. (Red-TN).

adsen4

iklan