Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Kaca Mobil Dipecah, Uang Tunai Rp 100 Juta Milik Pasutri Di Rimbo Bujang Raib

Admin
3 Des 2021, 17:10 WIB
Mobil wuling almas warna putih BH 1891 WE milik Hendri, korban pencurian pecah kaca, di Rimbo Bujang, Jum'at (3/12/2021), foto Dok: Tebonetizen.com

TEBONETIZEN.COM, - Aksi pencurian pecah kaca mobil kembali terjadi di Kecamatan Rimbo Bujang, kabupaten Tebo, Jambi. Uang sebesar Rp 100 juta milik pasangan suami istri Hendri (31) dan Yesi raib dibawa kabur pencuri.


Menurut keterangan pihak kepolisian,  insiden terjadi di depan warung Sate Wulan, Kelurahan Wirotho agung Kecamatan Rimbo Bujang, pada Jum'at (3/12/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.



Kapolsek Rimbo Bujang, IPTU Cindo Kottama, Jum'at (3/12/2021) kepada media online tebonetizen.com menjelaskan kronologis kejadian.


Sekitar pukul 13.00 WIB Hendri bersama istri pergi ke Bank Mandiri menggunakan mobil  Wuling Almas warna putih dengan nomor polisi BH 1891 WE , guna mengambil uang sebesar Rp 100 juta untuk pembelian buah sawit.


Karena masih kurang, Pasutri tersebut langsung menuju Bank Sariah Indonesia (BSI) yang berada di samping warung sate Wulan Jalan Lintas Unit II Rimbo Bujang.


Awalnya yang masuk ke Bank BSI hanya suami korban saja, namun tiba-tiba ada seseorang memanggil istri korban dan mengatakan bahwa suaminya memanggil untuk masuk.


Tak berselang lama, pasutri tersebut kembali keluar menuju mobil, namun naas saat mendekati mobil, Hendri dan Yesi melihat kaca mobil sebelah kanannya sudah pecah, dan uang yang terletak di kursi sebelah kiri sudah tidak ada lagi.


Atas kejadian tersebut, Hendri membuat laporan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Rimbo Bujang.


"Sekira pukul 15.30 WIB, kita menerima laporan korban, saat ini barang bukti berupa satu unit mobil dan slip penarikan bank telah kita amankan," Kata Cindo.


Ia berpesan kepada semua warga agar berhati-hati dan lebih waspada, pasalnya ini merupakan kejadian yang ketiga kalinya di wilayah hukum Rimbo Bujang.


"Ini adalah kejadian yang ketiga dalam waktu dekat, kami himbau kepada warga agar lebih berhati-hati, jangan pernah lengah, dan meninggalkan uang tunai di dalam mobil, walau sebentar saja," himbaunya.


Kemudian, kalau mau mengambil uang dalam jumlah banyak, Kapolsek menyarankan agar dilakukan pengawalan, jangan sendirian saja. Hal ini sangat rawan dan sering terjadi di hari Jum'at.


Kuat dugaan pelakunya masih sama, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.


Sementara itu, Yesi dikonfirmasi saat menemani suaminya membuat laporan menceritakan bahwa dirinya lupa telah meninggalkan uang dimobil.


"Saya sama suami ke bank mandiri tujuannya mau ngambil uang, kemudian ke bank BSI, suami saya turun," kata Yesi.


Lanjut yesi, tidak lama suaminya di dalam bank, ada seseorang memanggil dan mengatakan bahwa suaminya memanggil untuk masuk ke dalam bank.


"Gak lama suami saya di dalam, ada satu orang yang memanggil, dia bilang gini, mbak-mbak suaminya suruh ke dalam. Saya kira memang benar suami saya memanggil, setelah saya masuk ke dalam, saya gak tau tadi, saya gak keingat tadi saya narik uang, dan uangnya tinggal di mobil," jelasnya. (PakDonal)

adsen4

iklan