-->

Peringatan Hardiknas 2020 Secara Virtual, Berikut Pidato Mendikbud Nadiem


TEBONETIZEN.COM - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2020 dengan tema "Belajar Dari COVID-19" diperingati ditengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Guna mematuhi protokol kesehatan, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menyelenggarakan upacara bendera peringatan Hardiknas 2020 secara virtual, Sabtu (2/5/2020). Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengikuti upcara secara terpisah melalui video konferensi.

Bertempat di halaman Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Upacara digelar secara terbatas. Peserta upacara berdiri dengan jarak sekitar dua meter dengan mengenakan masker dan sarung tangan medis.


Mendikbud, Nadiem dalam sambutannya mengucapkan selamat merayakan hari pendidikan nasional Tahun 2020. Semoga kita semua diberi kesehatan, kekuatan dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini.

Melalui video yang dibagikan di Instagram dan Youtube KEMENDIKBUD RI, Nadiem menyampaikan salam dari Mendikbud.

“Kita sedang melalui krisis Covid-19. Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia. Tetapi, dari krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya," ucapnya.

Lebih lanjut Nadiem mengatakan, untuk pertama kalinya guru-guru melakukan pembelajaran melalui online, menggunakan tool-tool baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di mana pun.

"Orangtua untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tugas guru, betapa sulitnya tantangan untuk mengajarkan anak secara efektif dan menimbulkan empaty kepada para guru-guru yang tadinya mungkin belum ada,"

“Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan hanya suatu hal bisa dilakukan di sekolah, tapi pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga pihak ini, dan tanpa kolaborasi itu pendidikan yang efektif tidak mungkin bisa terjadi,"

"Kita sebagai masyarakat juga belajar mengenai betapa pentingnya kesehatan, betapa pentingnya kebersihan, dan betapa pentingnya norma-norma kemanusiaan didalam masyarakat kita,"

"Timbulnya empaty, timbulnya solidaritas di masyarakat kita pada saat pandemi Covid-19 merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan, bukan hanya di masa krisi ini, tapi pada saat krisis ini sudah berlalu,"

"Belajar memang tidak selalu mudah, tapi ini saatnya kita berinovasi, ini saatnya kita bereksperimentasi, inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani kita, dan belajar dari Covid-19, agar kita menjadi masyarakat dan bangsa yang lebih baik di masa depan," tutupnya.

Mendikbud juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para insan pendidikan, yang telah mengikuti arahan Presiden Joko Widodo untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih serta tetap belajar, bekerja, dan beribadah di rumah saja. (Red-TN)
bm
TeboNetizen

tebonetizen.com Kami Kabarkan Untuk Anda Ketahui.