Iklan

iklan

Iklan

iklan
,

Iklan

Himbauan Polda Jambi, VCS Gerbang Ancaman Berbuntut Pemerasan

Admin
28 Feb 2021, 21:40 WIB

TEBONETIZEN.COM, Jambi - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditrekrimsus) Polda Jambi, larang masyarakat melakukan Video Call Sex (VCS).


Himbauan ini disiarkan melalui media sosial IG Resmi Polda Jambi. Pasalnya dari VCS ini telah menimbulkan banyak korban. 


Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengungkapkan, imbauan tersebut lantaran mengingat sudah banyak orang menjadi korban.


"Jangan lakukan VCS dengan siapapun karena bisa direkam dan dijadikan alat pemerasan juga pengancam", bunyi dalam imbauan tersebut.


Pemerasan yang berkaitan dengan pornografi online atau sextortion melalui layanan video call sex (VCS).


"Sudah banyak warganet yang menjadi korbannya," Tegas Polda Jambi dalam himbauannya.


Bermodalkan screenshoot itu, pelaku pun dengan mudah memeras korban misal dengan meminta pulsa dan sejumlah uang kepada korban. Pelaku juga bisa saja mengancam korban.


"Biasanya saat aktivitas video call sex berjalan, pelaku merekam layar HP korban. Selanjutnya, meng-screenshoot layar handphone yang digunakannya saat korban sedang melakukan aktifitas video call sex, ini sangat berbahaya," jelasnya.


Mulia Prianto mengungkapkan, agar terhindar dari pemerasan melalui layanan seks semu atau video call sex adalah dengan tidak mengumbar informasi yang bersifat pribadi di media sosial.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada sehingga tidak menjadi korban.


"Selalu sadar dan menjaga diri agar tidak menjadi obyek pornografi di depan kamera, baik secara offline maupun online," terang dia. (Red-TN)

adsen4

iklan